Home Article Bagaimana Keamanan Data Center Dijaga?

Bagaimana Keamanan Data Center Dijaga?

0 149

Data center telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari bisnis modern di zaman sekarang. Sering berjalannya waktu, kemungkinan besar akan ada semakin banyak perusahaan yang menggunakan data center. Artinya, penyedia layanan data center juga harus bekerja lebih keras untuk menjaga keamanan data milik pelanggan secara optimal. Ada banyak cara yang bisa diterapkan untuk melakukan hal tersebut. Beberapa di antaranya dapat Anda lihat di bawah ini.

Cable Management

Data center memang sudah seharusnya melibatkan banyak penggunaan kabel. Mungkin kedengarannya sepele, tetapi ternyata pengelolaan kabel juga cukup berpengaruh terhadap keamanan data center. Apabila tidak dikelola secara rapi, kabel-kabel tersebut bisa menimbulkan ancaman yang cukup serius terhadap prosedur troubleshooting pada data center. Jika prosedur troubleshooting terganggu, Anda tidak dapat mengetahui kondisi data center secara keseluruhan sehingga sulit untuk melakukan tindakan lebih lanjut yang dibutuhkan.

Fire Safety

Semakin banyak komponen elektrik yang digunakan pada data center, semakin besar risiko terjadinya kebakaran. Untuk menanggulangi hal tersebut, data center harus memiliki akses langsung terhadap air dan sistem pemadaman api lainnya untuk mencegah api agar tidak menyebar. Usahakan untuk tidak menggunakan perangkat atau barang-barang yang dapat dengan mudah tersulut api, contohnya seperti cardboard atau kardus.

Pengamanan secara Fisik

Menjaga keamanan pada data center juga dapat dilakukan melalui hal-hal fisik, misalnya seperti:

Konstruksi bangunan

Pastikan bangunan untuk data center memiliki sirkulasi udara yang baik. Perhatikan ventilasi ruangan, suhu, dan penggunaan pendingin ruangan (AC). Idealnya, standar pendingin ruangan yang biasa digunakan untuk data center adalah TIA-942 dengan pengaturan kabel yang diletakkan di bawah. Akan lebih baik pula apabila Anda membangun konstruksi yang tahan gempa dan tidak mudah terbakar.

Lokasi bangunan

Konstruksi bangunan data center yang baik tetap akan terkena risiko tinggi apabila berada di lokasi yang kurang mendukung. Agar bangunan data center dapat berdiri dengan keamanan optimal, pilihlah lokasi yang memiliki risiko rendah terhadap ancaman keamanan seperti gempa bumi, kebakaran, banjir, hingga ancaman vandalism.

Jika bisa, sebaiknya bangunlah data center yang terpisah dari kantor pusat. Jangan membangunnya di dekat bandara, jalur pipa gas, pusat keramaian publik, pabrik kimia, dan pembangkit listrik agar risiko keancaman di atas bisa diminimalisir.

Pengamanan sekeliling bangunan

Idealnya, bangunan data center yang baik memiliki jarak sekitar 10 meter dari bangunan yang lain. Artinya, sebaiknya lingkungan di sekeliling bangunan data center haruslah merupakan bidang kosong. Hal ini akan memudahkan Anda untuk melakukan pengawasan terhadap bangunan data center. Pasang kamera pengawas (CCTV) yang peka terhadap cahaya rendah serta tahan dalam berbagai suhu dan cuaca.

Sistem Firewall dan Zero Trust Network

Umumnya, kebanyakan penyedia layanan data center menggunakan sistem firewall untuk mengamankan data-data di dalamnya. Sistem ini menyisakan lapisan beberapa infrastruktur jaringan dan perangkat yang dapat memberi hak akses pada pengguna-pengguna tertentu. Dalam sistem firewall, terdapat fitur-fitur seperti Network Address Translation (NAT), Port Address Translation (PAT), dan Virtual Private Network (VPN) yang sebenarnya dapat memberikan keamanan tingkat tinggi pada data center.

Namun, kenyataannya masih saja terjadi kebocoran data atau penyusupan jaringan server di data center. Kini telah muncul sebuah sistem baru bernama Zero Trust Network (ZTN), yakni sebuah pendekatan terhadap jaringan dan keamanan perangkat yang menempatkan keamanan di inti jaringan secara terpusat untuk seluruh aktivitas jaringan. ZTN merupakan transformasi dari sistem firewall dengan memeriksa seluruh paket yang melintas untuk memastikan bahwa paket tersebut aman dikirim.

 

Keamanan menjadi salah satu aspek paling penting yang tidak boleh dihiraukan dalam penerapan data center. Jika Anda hendak menggunakan layanan dari penyedia data center, pastikan penyedia tersebut telah memiliki keamanan yang ketat agar data-data Anda tidak bocor.

 

Photo Credit: ann_zima (Pixabay)