free page hit counter

Berbagai Cara Menyimpan Data Perusahaan

Di era yang serba digital seperti sekarang ini, keberadaan data sangatlah penting. Perkembangan teknologi yang semakin canggih tentunya membutuhkan data untuk bisa berlangsung ke tahap yang lebih lanjut. Boleh dibilang, tanpa data semua akan menjadi sulit karena kurangnya informasi sebagai bekal. Hal ini juga berarti sama pada perusahaan. Dengan perkembangan teknologi ke tingkat yang lebih lanjut seperti sekarang ini, hampir setiap perusahaan telah memanfaatkan hasil teknologi tersebut.

Penggunaan teknologi juga tentunya memerlukan data. Oleh sebab itu, penting untuk menyimpan data perusahaan agar data tersebut bisa digunakan sewaktu-waktu. Secara tidak langsung, data merupakan aset perusahaan yang harus dijaga. Berikut ini berbagai cara menyimpan data perusahaan yang bisa Anda lakukan.

Melakukan Backup Secara Berkala di Cloud

Sudah menjadi rahasia umum bahwa cloud saat ini telah menjelma menjadi sebuah “penyelamat” jika kita berbicara mengenai data. Cloud yang menawarkan kapasitas penyimpanan data yang lebih besar selalu bisa diandalkan untuk menyimpan data-data perusahaan Anda. Tak hanya itu, data yang Anda backup ke cloud juga bisa diambil sewaktu-waktu dan sesering mungkin.

Dengan menyimpan data di cloud, Anda tidak perlu lagi memikirkan jika terjadi kerusakan pada hardware tertentu tempat data tersebut berada karena Anda bisa mengunduhnya kembali secara berulang-ulang tanpa batas dan kegiatan bisnis Anda pun bisa tetap berjalan. Pengambilan data dari cloud tak hanya terbatas pada satu perangkat saja tapi juga banyak perangkat sehingga setiap orang yang sudah anda beri wewenang bisa memiliki salinan data perusahaan.

Salah satu perusahaan yang sudah merasakan manfaat penyimpanan data di cloud adalah Geico. Cloud dianggap mampu menekan biaya operasional, meningkatkan efisiensi kerja, serta menyediakan pilihan aplikasi yang lebih banyak.

Virtualisasi Server

Bagi perusahaan besar, memiliki server adalah hal yang wajib. Dengan adanya server, mereka bisa menyimpan data mereka sebanyak yang mereka mau tanpa harus berbagi dengan yang lainnya. Server mampu menyimpan data dalam jumlah besar. Selain itu, adanya fitur pemulihan bencana menjadikan penyimpanan data pada server menjadi lebih menguntungkan. Sayangnya, server-server tersebut harus memiliki infrastruktur yang kuat.

Masalah datang ketika terjadi bencana di mana infrastruktur memerlukan waktu yang lama untuk pemulihan dan tidak menutup kemungkinan harus mengeset ulang lagi satu per satu. Solusinya, Anda bisa menggunakan virtualisasi untuk server Anda. Virtualisasi server membuat proses pemulihan menjadi lebih mudah dan hemat.

Memasang Hardware Firewall

Selain bencana, di era di mana teknologi semakin maju juga tidak menutup kemungkinan akan terjadinya cybercrime. Virus dan malware adalah ancaman besar bagi data perusahaan Anda. menyimpan data tidak hanya terbatas pada metode penyimpanan itu sendiri, tapi juga melindungi bagaimana agar data tersebut tetap aman. Salah satunya dengan memasang hardware firewall. Pemasangan antivirus dan spam filter adalah hal yang wajib Anda lakukan sebagai upaya lanjut untuk menjamin keamanan data Anda secara berlapis-lapis.

Sekarang Anda sudah tahu berbagai cara menyimpan data perusahaan Anda. Setiap metode penyimpanan memiliki kelebihan dan kelemahan yang juga penting untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan. Sebelum memilih metode penyimpanan, alangkah baiknya jika Anda memahami terlebih dahulu kebutuhan perusahaan sehingga bisa menjatuhkan pada pilihan yang tepat. Ingat, metode penyimpanan yang dipilih sebisa mungkin harus disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Jadi, cara penyimpanan mana yang tepat untuk Anda?

Photo credit: Photo-Mix (pixabay.com)

 

Info cara save diservermenyimpan data baru perusahaaan