free page hit counter

Human Error, Penyebab Utama Downtime Pada Data Center

Masalah downtime data center yang sering terjadi di beberapa perusahaan memang diakibatkan oleh banyak faktor. Mulai dari kegagalan peralatan, buruknya rancangan data center, hingga human error. Namun, dari tiga alasan utama mengapa downtime bisa terjadi adalah karena adanya kesalahan manusia. Bahkan, menurut organisasi penelitian dan konsultasi New York yang khusus menganalisa tentang kinerja data center, Uptime Institute, human error menyumbang 70% dari keseluruhan masalah pada downtime yang pernah terjadi di data center.  Kasus human error mengakibatkan kerugian besar yang benar adanya terjadi pada beberapa industri, dimana menimbulkan dampak pada reputasi bisnis dan tentunya cost loss pada bisnis perusahaan. 

Apa saja penyebab human error yang bisa berujung downtime pada data center? Ketahui lebih lanjut agar Anda bisa meminimalisasi downtime pada data center. 

Standar operasional prosedur yang buruk

Penyebab human error bisa karena manajemen perusahaan yang diterapkan buruk. Manajemen perusahaan ini menyangkut prosedur kerja, SOP, sistem keselamatan dan kesehatan kerja, serta komunikasi antar pekerja dan atasan. Manajemen yang tidak jelas, akan menyebabkan kebingungan pada staf yang menangani data center. 

Kesalahan manajemen yang menjadi penyebab human error disebut induced human error system. Ini adalah masalah kesalahan manusia dalam bekerja yang diakibatkan oleh kurang ketatnya manajemen yang diterapkan, serta kurangnya aturan tentang kedisiplinan. Bayangkan saja bagaimana staf bisa bekerja dengan baik dan tanggap dalam menangani masalah yang ada, jika tidak ada SOP yang jelas. 

Tidak memiliki tenaga ahli terkualifikasi

Penyebab human error juga dikarenakan kualitas staf yang tidak memungkinkan untuk diberikan suatu pekerjaan khusus. Biasanya, human error secara murni disebabkan oleh kualitas individu bisa karena kurangnya pengalaman, kemampuan, dan aspek psikologis. Mungkin, saat perekrutan Anda merekrut orang yang salah, sehingga ketika di lapangan staf tersebut merasa kewalahan dengan pekerjaannya hingga berakibat pada human error. 

Di samping itu, bisa juga staf yang Anda rekrut memiliki kondisi kesehatan yang tidak memadai untuk bisa bekerja meski kemampuan dan pengalamannya bisa diandalkan untuk mengelola data center. Hal ini mungkin saja terjadi saat staf sudah bekerja pada Anda. Untuk itulah, agar downtime pada data center bisa dicegah, Anda harus menetapkan kualifikasi yang tinggi pada para staf baik dari sisi kemampuan maupun kesehatan.   

Tidak memiliki tenaga ahli tersertifikasi

Penyebab human error yang menyebabkan masalah pada data center ialah tidak adanya program pelatihan khusus staf yang mengelola data center. Padahal, jika melihat bagaimana pentingnya data center bagi perusahaan, sudah selayaknya staf operasional yang menangani langsung data center adalah orang yang mengerti bagaimana mengelola data center. Itulah mengapa setiap perusahaan harus melakukan training kepada para stafnya sebelum mulai bekerja. 

Staf harus mengerti apa saja tanggung jawab mereka sehari-hari, bagaimana cara mengelola data center yang baik, tahu langkah antisipasi masalah yang muncul, hingga penanganan pada masalah yang terjadi pada data center. Ketika ada skenario terburuk, staf yang terjun langsung ke lapangan mengurusi data center bisa cepat merespons dan mengurangi kerusakan yang bisa terjadi. 

Pada akhirnya, bisa disimpulkan bahwa penyebab human error yang mengakibatkan terjadinya downtime pada data center, bisa karena faktor individual dan perusahaan. Ketika terjadi downtime akibat kesalahan staf, jangan langsung melemparkan kesalahan. Evaluasi kembali apakah manajemen yang Anda terapkan sudah bisa mencegah adanya human error.

 

Jika Anda sedang mencari layanan data center untuk perusahaan, pertimbangkan untuk bekerja sama dengan Lintasarta. Lintasarta memiliki layanan data center yang baik di bidangnya lengkap dengan disaster recovery center yang memastikan bisnis tetap berjalan meski ada bencana.