free page hit counter

Maksimalkan penggunaan layanan IT Outsourcing di perusahaan

IT outsourcing sudah cukup lama digunakan sebagai strategi bisnis. Penggunaan IT outsourcing bahkan meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa perusahaan bergantung pada penyedia layanan IT outsourcing untuk semua kebutuhan IT mereka. Sementara sebagian lainnya memilih menggunakan multi-vendor untuk mengelola berbagai fungsi IT di perusahaannya. Ada pula yang menggunakan model hibrida, yang menggabungkan unsur-unsur IT outsourcing dengan tim IT internal perusahaan.

Dengan memiliki pemahaman atas IT outsourcing, Anda dapat menentukan layanan mana yang akan Anda gunakan sebelum melakukan kesepakatan dengan penyedia IT outsourcing. Berikut kami rangkum tips sukses menggunakan layanan IT outsourcing.

 

    1. Pahami tujuan

Pahami dan tentukan apa yang ingin dicapai oleh perusahaan dengan menggunakan IT outsourcing. Misalnya untuk mengoptimalkan pengeluaran atau melengkapi tim IT internal perusahaan.

    1. Pertimbangkan anggaran

Perlu diingat, menggunakan layanan IT outsourcing sebagai ajang percobaan untuk memotong anggaran perusahaan bukanlah cara yang tepat. Jika memangkas anggaran merupakan satu-satunya fokus perusahaan, Anda hanya akan menemukan vendor yang memberikan penawaran termurah, yang hasilnya tidak selalu bagus atau bahkan komprehensif. Divisi IT merupakan bagian penting perusahaan, oleh karenanya Anda harus memosisikan IT sebagai kebutuhan yang utama.

    1. Pilih model layanan

Hanya karena perusahaan Anda sudah memiliki tim internal, bukan berarti Anda tidak dapat memanfaatkan layanan IT outsourcing. Begitu pula sebaliknya, penggunaan layanan IT outsourcing tak lantas mengharuskan Anda menyingkirkan seluruh tim IT internal perusahaan. Lakukanlah evaluasi untuk mengetahui di mana kekuatan perusahaan Anda. Ketahui fungsi IT mana yang lebih mudah serta efisien untuk dijalankan sendiri, dan mana yang lebih baik untuk menggunakan IT outsourcing.

    1. Pastikan keamanan layanan

Keamanan menjadi poin penting di dunia digital. Agar sukses menggunakan layanan IT outsourcing, jangan lupa untuk memeriksa ulang kebijakan dan prosedur keamanan penyedia layanan. Pastikan perusahaan Anda akan terlindungi dengan baik dengan kontrol akses yang memadai, tindakan keamanan jaringan dan tindakan pencegahan keamanan fisik.

    1. Pilih vendor terpercaya

Lakukan riset terlebih dahulu dan pilih setidaknya lima vendor IT outsourcing yang menurut Anda kredibel. Bandingkan layanan, manfaat hingga fasilitas yang mereka tawarkan, kemudian pelajari bagaimana kredibilitas vendor tersebut secara rinci.

Selanjutnya, adakan pertemuan dengan perwakilan perusahaan untuk mengetahui komitmen mereka terhadap proyek di masa depan, keahliannya di lapangan serta kemampuannya untuk menyelesaikan masalah Anda.

 

Satu hal yang tak kalah penting agar sukses menggunakan layanan IT outsourcing adalah melakukan evaluasi hasil kerja IT outsourcing dan pastikan hasilnya sudah sesuai dengan tujuan serta kesepakatan dalam kontrak tertulis. Jika Anda sedang mempertimbangkan vendor IT outsourcing terbaik di Indonesia, Lintasarta dapat menjadi pilihan yang tepat. Dengan pengalaman selama lebih dari tiga dekade, Lintasarta dapat memenuhi kebutuhan Anda dalam menyediakan solusi pengembangan bisnis termasuk IT outsourcing.

Melalui layanan Lintasarta Empowerment on Advance Professional Services (LEAPS) Lintasarta menyediakan tenaga profesional untuk membantu menyelesaikan pekerjaan yang baik dan efisien. Sebagai informasi, Lintasarta Empowerment on Advance Professional Services adalah layanan professional service dan managed services dengan komitmen SLA (Service Level Agreement) yang membantu pelanggan dalam mengelola dan merawat infrastruktur IT untuk mencapai objektif bisnis pelanggan.

Anda dapat menghubungi kami untuk mengetahui lebih lanjut apa itu Lintasarta Empowerment on Advance Professional Services berikut manfaat dan keunggulannya.