free page hit counter

Potensi Ancaman Keamanan Email Perusahaan yang Harus Diketahui

Keamanan email perusahaan

Hingga saat ini, email masih menjadi salah satu media komunikasi yang paling diandalkan di dunia bisnis profesional. Umumnya, perusahaan memiliki domain email sendiri untuk mempermudah karyawan dalam melakukan komunikasi atau korespondensi dengan sesama pegawai atau klien. Jadi, bisa dibayangkan betapa pentingnya email perusahaan terhadap keberlangsungan operasional perusahaan.

Baca juga: 4 Tips Mengelola Keamanan Untuk Bisnis Data Center di Indonesia

Masalahnya, ancaman terhadap keamanan email perusahaan terus mengintai. Jika ini terjadi, banyak kemungkinan yang akan terjadi. Mulai dari isi pesan penting yang bocor hingga alamat email yang tidak bisa lagi digunakan.

Sebagai langkah antisipasi, penting bagi Anda untuk mengetahui potensi ancaman keamanan email perusahaan. Di antaranya:

Attachment email yang mengandung virus/malware

Apakah Anda pernah mendapatkan email yang subject-nya terlihat menarik dan ketika dibuka ternyata berisi suatu attachment? Semenarik apa pun email tersebut, ada baiknya Anda membuka attachment-nya bila tidak mengetahui si pengirim surel. Karena bisa saja attachment itu mengandung virus seperti Trojan, Worm, Keylogger, atau Malware.

Jika attachment dibuka, virus yang terkandung di dalamnya dapat menyerang gadget Anda. Malware inilah yang biasanya digunakan para hacker untuk meretas data-data atau informasi perusahaan.

Ancaman phishing

Tujuan utama dari phishing adalah memancing Anda untuk melakukan sesuatu yang diinginkan oleh hacker. Caranya adalah dengan menggunakan “umpan” berupa informasi palsu yang terlihat seperti asli dan seolah-olah dikirimkan oleh pihak berwenang. Biasanya mereka akan mencantumkan logo perusahaan atau lembaga tertentu pada email.

Informasi palsu tersebut bisa berupa ajakan untuk melakukan pembaruan pada informasi akun, tentunya disertai dengan kata-kata yang terlihat meyakinkan. Selanjutnya Anda akan diarahkan untuk masuk ke sebuah situs palsu. Ketika Anda mengetikkan data diri dan data perusahaan, informasi akan langsung bisa diketahui dan diakses oleh pelaku phishing.

Baca juga: Alasan Situs Web Anda Menggunakan Web Application Firewall (WAF)

Pengalihan isi email ke email berbahaya

Potensi ancaman keamanan satu ini mirip dengan poin pertama. Pada ancaman ini, Anda akan menerima email pengalihan (forward) dari orang lain yang tidak dikenal. Konten email mencurigakan seperti ini biasanya mengandung virus, malware, atau konten pornografi. Satu-satunya cara untuk mengantisipasi hal ini adalah tidak membuka surel dari nama atau alamat email yang tidak dikenal.

Serangan spam pada email

Mendapatkan email spam telah menjadi sebuah hal yang dianggap biasa. Kalau memang spam tersebut hanya berisi promosi, misalnya penawaran tiket pesawat atau pemberian diskon, mungkin Anda tidak perlu khawatir. Meski begitu, inbound spam ini bisa membuat kapasitas penyimpanan atau storage email jadi cepat penuh.

Lain halnya jika yang masuk ke email perusahaan adalah out-bond spam. Out-bond spam adalah email dari mail server Anda, tetapi dilakukan oleh account email yang mengalami kebocoran keamanan (security breach), sehingga dapat diakses oleh hacker untuk mengirimkan spam menggunakan account email tersebut.

Out-bond spam biasanya bersifat “menyerang”, dengan cara mengirimkan ratusan bahkan ribuan email per jam. Bila ini terjadi, server email tentu akan jadi terlalu sibuk dan berisiko mati tiba-tiba. Kalau sudah begini, komunikasi perusahaan pun jadi terganggu.

Salah satu cara yang bisa Anda dan karyawan lain lakukan untuk mencegah out-bond spam adalah mengganti kata kunci atau password email secara berkala. Setiap pengguna email juga sebaiknya melakukan malware scan secara berkala pada perangkat yang dipakai untuk mengakses email. Penting juga menerapkan sistem keamanan khusus pada infrastruktur email untuk mendeteksi dini adanya potensi out-bond spam.

Email perusahaan bocor ke pihak lain

Konten email yang Anda kirimkan kemungkinan besar bersifat rahasia atau confidential. Jadi, potensi ancaman keamanan email perusahaan satu ini wajib Anda waspadai.

Sayangnya, masih sering ditemui email yang belum dilengkapi sistem keamanan khusus, padahal email ini berlalu-lalang dikirimkan ke berbagai pihak. Alhasil, konten email pun bisa dengan mudah disadap oleh pihak lain, menyebabkan terjadinya kebocoran informasi. Hal ini tentu bisa sangat merugikan perusahaan.

Baca juga: Cara Mencegah Kebocoran Data Nasabah Bank

Mengingat potensi ancaman keamanan email perusahaan yang cukup berbahaya, sudah saatnya Anda memperketat sistem keamanan pada email perusahaan Anda. Pastikan Anda menggunakan layanan penyedia email yang tidak hanya berkualitas, tapi juga terpercaya keamanannya seperti Lintasarta Managed Mail. Infrastruktur email telah dilengkapi dengan sistem keamanan berteknologi terkini, sehingga meminimalisasi terjadinya risiko ancaman keamanan email perusahaan seperti di atas.

Info YANG mail