free page hit counter

Tahap Disaster Recovery Plans untuk Bisnis Data Center di Indonesia

Bisnis Data Center di Indonesia- Semakin banyaknya perusahaan atau bisnis yang semakin berkembang belakangan ini, tentu saja akan membuat perusahaan tersebut harus menyimpan data yang lebih banyak lagi dibandingkan sebelumnya. Jika sebuah data yang harus disimpan sudah dalam jumlah yang sangat banyak, tentu saja mau tidak mau sebuah perusahaan atau organisasi harus memiliki sebuah data center. Membangun sebuah data center sendiri atau pribadi perusahaan memang dapat dilakukan. Namun, biaya yang dibutuhkan untuk membangun sebuah data center yang mumpuni pun pastinya sangat mahal.

Karena alasan inilah banyak perusahaan yang memilih untuk menggunakan jasa penyedia data center di Indonesia. Penyedia data Center biasanya telah memiliki kualitas dan standard terutama standard keamanan internasional yang telah dipikirkan secara detail dan matang. Bisnis Data Center di Indonesia memang bukanlah hal yang mudah, terlebih lagi jika didukung fakta bahwa Indonesia merupakan sebuah Negara yang letak geografisnya membuat Indonesia sering mengalami bencana dalam waktu yang tidak terduga. Hal inilah yang menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi penyedia layanan data center di Indonesia untuk membeikan layanan terbaik bagi kliennya.

Biasanya, dalam Bisnis Data Center di Indonesia, terdapat tahapan Disaster Recovery Plan atau yang sering disebut dengan DRP. DRP sendiri merupakan sebuah cara untuk membuat sebuah keputusan jika terdapat beberapa hal yang mengganggu dan tidak diinginkan terjadi. DRP memiliki tujuan secara umum seperti mengurangi kebingungan dari organisasi dan dapat meningkatkan kemampuan dari organisasi tersebut saat berhubungan atau menghadapi krisis dan gangguan yang tidak diinginkan tersebut.

Jika sesuatu gangguan atau peristiwa yang tidak diinginkan terjadi maka sebuah organisasi atau perusahaan tidak akan lagi memiliki kemampuan untuk melaksanakan dan juga menciptakan sebuah rencana untuk melakukan pemulihan dalam waktu yang cepat. Biasanya kemampuan sebuah organisasi atau perusahaan dalam menangani bencana yang ada akan ditentukan pula oleh jumlah pengujian dan juga perencanaan yang telah sebelumnya dilakukan.

Disaster Recovery Plan atau DRP yang harusnya ada dan dicermati oleh Bisnis Data Center di Indonesia memiliki beberapa sasaran yang penting masing-masingnya. Sasaran-sasaran yang dimiliki oleh DRP antara lain:

  • Memberikan perlindungan terhadap perusahaan atau organisasi jika terjadi kegagalan dalam penyediaan jasa komputer
  • Membuat resiko keterlambatan organisasi atau perusahaan dalam hal penyediaan jasa menjadi lebih kecil.
  • Dengan adanya pengujian serta simulasi maka keandalan sistem yang digunakan lebih akan dijamin
  • Dapat memperkecil kemungkinan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh anggota saat bencana terjadi.

Itulah tadi beberapa sasaran-sasaran yang diarah oleh DRP atau Disaster Recovery Plan. Selain berbagai sasaran tersebut, jika Bisnis Data Center di Indonesia ingin memiliki kualitas DRP yang baik, maka terdapat beberapa point yang harus dilakukan dalam rencana kerja penyusunan DRP. Langkah-langkah tersebut adalah sebagai berikut ini:

  • Project Initiation
  • Project Scheduling
  • Business Impact Analysis
  • Backup and Recovery strategy
  • Initial Implementation
  • Post Implementation

6 Point lengkap inilah yang harus dilakukan oleh bisnis Data Center di Indonesia supaya mendapatkan atau dapat membuat DRP yang sangat baik. Masing-masing point ini memiliki kepentingan yang sama, sehingga tidak boleh ada satu pun yang anda lewatkan. Dengan memiliki DRP yang baik, tentu saja kualitas sebuah Data Center akan semakin sempurna serta dapat memberikan pelayanan serta jaminan keamanan terbaik kepada Konsumennya.

DRP atau Disaster Recovery Plan memang hal yang sangat penting untuk diterapkan di berbagai Negara, khususnya bagi Negara yang memiliki resiko mengalami bencana alam lebih besar seperti Indonesia. Tidak bisa dipungkiri bahwa data center yang terletak di sebuah Negara yang memiliki resiko bencana lebih besar harus memiliki kemampuan atau persiapan yang lebih matang dan mumpuni. Oleh karena itulah, Disaster Recovery Plan atau yang lebih dikenal dengan sebutan DRP ini sangat cocok apabila diterapkan pada setiap bisnis data center di Indonesia.