free page hit counter

Bagaimana Mengurangi Resiko Kehilangan Data Perusahaan?

Melayani pelanggan, melakukan inovasi, mengevaluasi performa produk maupun karyawan, semuanya adalah hal yang mustahil dilakukan tanpa adanya ketersediaan data. Data sangat penting bagi keberlangsungan perusahaan. Semua kegiatan operasi perusahaan seakan tergantung pada ketersediaan data ini. Bisa Anda bayangkan, apa yang mungkin akan terjadi jika perusahaan mengalami kehilangan data. Tentu akan berimbas pada berbagai sektor. Untuk itu, data perusahaan harus dijaga agar tidak sampai hilang. Lalu, bagaimana Anda mengurangi risiko kehilangan data perusahaan Anda?

Lakukan Backup Secara Berkala

Salah satu cara utama untuk mengurangi risiko kehilangan data perusahaan adalah dengan melakukan backup. Melakukan backup tak cukup hanya dengan satu kali, tetapi harus secara berkala. Hal ini disebabkan karena setiap waktu data Anda mengalami update. Jadwal backup dipengaruhi oleh banyak tidaknya data yang Anda update dalam suat waktu tertentu. Semakin banyak update yang dilakukan, maka backup juga harus dilakukan dalam interval waktu yang dekat.

Sebaliknya, jika Anda tidak begitu banyak melakukan perubahan data dalam kurun waktu tertentu, maka backup bisa dilakukan setiap satu Minggu sekali. Ada baiknya Anda juga melakukan otomatisasi untuk kegiatan backup Anda sehingga jika suat saat Anda lupa, data Anda tetap dapat di-backup sesuai jadwal. Anda pun bisa tenang.

Mengontrol Siapa Saja yang Boleh Mengakses Data Tertentu

Data ada yang sifatnya umum dan rahasia. Tergantung pada tingkat prioritas data, maka lakukan hal ini sebagai dasar untuk memberikan akses pada siapa saja yang boleh mengakses data tersebut. Dalam perusahaan yang besar, pastinya ada banyak divisi yang terdiri dari beberapa tim. Tidak semua data bisa diakses oleh seluruh tim. Oleh sebab itu, bagilah akses data sesuai dengan peran divisi masing-masing. Hanya berikan akses data yang penting pada orang-orang yang Anda percaya. Data penting sangatlah sensitif sehingga jangan sembarangan dalam memberikan akses.

Manfaatkan Fitur Disaster Recovery

Ketika terjadi bencana yang mana hal tersebut tidak bisa diperkirakan kapan akan terjadi, kehilangan data pasti tidak dapat dielakkan. Meskipun Anda sudah melakukan backup secara berkala, namun apa jadinya jika pusat data Anda juga tak terhindar dari dampak bencana yang terjadi? Tentunya hal ini akan merugikan bagi Anda, bukan?

Untuk itu, Anda perlu memanfaatkan layanan disaster recovery. Waktu pemulihan untuk masing-masing pusat data tentunya berbeda-beda. untuk itu, agar risiko kehilangan data ini bisa ditekan seminimal mungkin, sebaiknya percayakan penyimpanan data Anda pada pusat data yang jauh dari tempat Anda bekerja sehingga ketika terjadi bencana, pusat data Anda tidak terkena dampaknya dan tidak perlu terjadi kehilangan data sehingga Anda bisa tetap mengakses data tersebut.

Minimalkan Risiko Gangguan Listrik

Gangguan pada pasokan listrik yang mengakibatkan pusat data Anda mati membuat Anda harus kehilangan data. Untuk itu, pasokan listrik juga menjadi hal yang harus diperhatikan. Selain memanfaatkan pasokan listrik dari sumber daya utama, pastikan Anda juga memiliki sumber daya listrik cadangan sehingga ketika mati listrik, data Anda masih bisa diakses dengan memanfaatkan daya dari sumber cadangan tadi.

Dengan cara-cara di atas, Anda bisa mengurangi risiko hilangnya data perusahaan. Anda harus selalu ingat bahwa data sangatlah penting. Jadi, menginvestasikan uang untuk menjaga keamanan data ini tentu tidak ada ruginya. Karena betapa pentingnya data ini untuk perusahaan anda, maka Anda harus menganggarkan sejumlah budget tertentu demi ketersediaan data perusahaan yang Anda miliki. Jadi, sudah sejauh mana Anda memprioritaskan data Anda?

Photo credit: geralt (pixabay.com)

 

Info cara untuk menhindari resiko penyimpanan