free page hit counter

Jaminan Keamanan Lewat Private Cloud untuk Perbankan

Kompetisi yang semakin ketat di dunia perbankan mendorong bank agar terus berinovasi memberikan layanan baru yang sesuai kebutuhan nasabah. Salah satu alat yang dapat membantu mewujudkan hal tersebut secara efektif adalah analisis big data. Dengan begitu, bank dapat mengidentifikasi dan memaksimalkan potensi dan tren yang berkembang di masyarakat.

Masalahnya, membangun infrastruktur big data membutuhkan biaya investasi yang tidak sedikit. Private cloud dapat menjadi platform yang tepat untuk analisis big data tersebut. Seluruh data perbankan dapat disimpan secara aman di dalam sistem private cloud ini.

Apa itu Private Cloud?

Sesuai namanya, private cloud adalah layanan cloud yang digunakan secara pribadi oleh perusahaan atau pihak tertentu untuk kebutuhan internal mereka. Perusahaan akan mendirikan data center sendiri di mana pengelolaan, perawatan, dan pembaruannya dilakukan secara mandiri. Biasanya, departemen IT yang bertanggung jawab atas data center tersebut agar standar kualitas layanannya bisa terus terjaga.

Karena menggunakan data center sendiri, private cloud memungkinkan perusahaan untuk memiliki kontrol lebih terhadap layanan cloud, baik dari segi perangkat hingga keamanan. Itulah mengapa umumnya private cloud memiliki keamanan dan kapasitas yang relatif lebih tinggi apabila dibandingkan dengan public cloud. Dengan begitu, private cloud dapat menyimpan seluruh data nasabah perbankan secara aman.

Dedicated Server: Keamanan Perangkat Keras

Agar data center dapat berfungsi secara maksimal, maka dibutuhkan sebuah server. Pada private cloud, perangkat keras yang digunakan adala dedicated server karena hanya digunakan oleh satu perusahaan saja. Sebagai perbandingan, layanan public cloud menggunakan shared server di mana satu server akan dipakai oleh beberapa perusahaan sekaligus.

Berkat dedicated server ini, industri perbankan bisa memiliki kontrol penuh atas server data center, termasuk pemilihan sistem operasi, perangkat keras, dan sebagainya. Penyimpanan datanya pun besar sehingga performa secara keseluruhan pun memiliki kualitas baik. Layanan private cloud sangat cocok untuk industri perbankan mengingat data yang bersifat sensitif tentang nasabah, seperti nomor rekening, identitas pribadi, dan sebagainya.

Terlebih, data nasabah pasti juga bukan satu-satunya data yang akan disimpan di dalam data center. Anda bisa saja menyimpan data keuangan atau data rahasia perusahaan. Alhasil, penting bagi Anda untuk mempunyai sebuah data center dengan tingkat keamanan tinggi dan memungkinkan Anda memiliki kontrol penuh dalam hal pengaturan, pengelolaan, dan akses. Layanan private cloud dapat memenuhi kebutuhan Anda tersebut.

Pengelolaan Server Fisik oleh Expert Lintasarta

Untuk itu, Anda harus memastikan bahwa provider layanan private cloud yang dipilih memang memiliki track record bagus. Tentunya dengan produk yang berkualitas pula. Anda tak perlu mempertanyakan tentang hal tersebut apabila menggunakan layanan private cloud dari Lintasarta.

Tidak hanya aman, layanan private cloud dari Lintasarta juga dibekali dengan berbagai fitur penunjang. Salah satunya adalah fitur data retention, yang memungkinkan Anda untuk menghapus data nasabah menggunakan snapshot apabila data tersebut memang sudah kadaluarsa atau tidak terpakai lagi.

Tidak ketinggalan layanan control desk yang menyediakan platform untuk mengelola insiden, masalah, permintaan layanan, perubahan, konfigurasi, rilis, aset, pengadaan, tingkat layanan, dam lisensi dari infrastruktur IT. Melalui control desk, Anda bisa melakukan pengelolaan data center secara mudah dengan user interface yang friendly.

 

Jadi, bagi yang memiliki bisnis pada bidang perbankan, gunakan layanan private cloud untuk menyimpan berbagai data nasabah dan perbankan secara aman. Lintasarta mampu memenuhi kebutuhan tersebut dengan layanan yang kualitasnya tak perlu Anda ragukan lagi.

Photo Credit: QuinceMedia (Pixabay)