free page hit counter

Menghemat Anggaran Perusahaan dengan Adopsi Cloud Computing

cloud

Banyak alasan yang bisa dikemukakan untuk mengadopsi Cloud Computing, namun salah satu yang terpenting adalah potensi keuntungan dari segi anggaran perusahaan.

Bagi banyak perusahaan, layanan Cloud Computing adalah cara paling cepat dan murah untuk dapat mengakses aplikasi dan sumber daya komputasi terkini. Perusahaan tidak perlu mengeluarkan belanja modal (capex) tinggi untuk investasi awal teknologi yang dibutuhkan, dan bisa dialihkan menjadi belanja operasional (opex).

Baca juga: DevOps – Cloud Computing: Pasangan Andal untuk Tingkatkan Daya Kompetisi Bisnis

Survei yang diselenggarakan IDC terhadap 27 organisasi internasional pada 2018  menyebutkan penghematan anggaran perusahaan 51% biaya operasi IT, berkat pemanfaatan Cloud Computing. Penghematan ini antara lain diperoleh karena tidak diperlukannya investasi awal yang besar, dan penghematan untuk biaya operasional seperti penyewaan fasilitas, listrik, dan lisensi.

IDC mengutip kasus, di mana sebuah perusahaan dapat menghemat biaya database sampai 30%, dan biaya infrastruktur (seperti menjalankan Data Center) sampai 20%. Selain itu, perusahaan juga dapat memperoleh fleksibilitas, dengan mendapatkan sumber daya komputasi yang dibutuhkan dengan cepat, dan membayar hanya sesuai kebutuhan.

Pemantauan sumber daya

Meskipun Cloud Computing menjanjikan penghematan anggaran perusahaan, pada kenyataannya banyak yang menemukan tantangan dalam penghematan biaya. Dalam laporan State of the Cloud tahun 2019, RightScale mengungkapkan, pengelolaan biaya merupakan tantangan bagi 84% perusahaan yang disurvei. Laporan yang sama mengestimasi bahwa 35% belanja untuk layanan Cloud Computing terbuang sia-sia.

Pada 2019 juga, IDC menemukan fakta bahwa porsi signifikan pengeluaran untuk Public Cloud ternyata berujung pemborosan. Sekitar 20-30% biaya teknologi tersebut terbuang karena beberapa faktor, seperti instansi mesin virtual yang tidak terpakai, instansi mesin virtual yang tidak dimatikan, dan pengguna serta instansi mesin virtual yang tidak terpantau dengan baik.

Baca juga: [Infografis] Tips Memilih Layanan Cloud Computing untuk Perusahaan Anda

Untuk mengurangi biaya tersebut, pengguna Cloud perlu mengidentifikasi sumber pemborosan. Pengguna layanan teknologi tersebut harus menemukan sumber daya yang tidak terpakai atau tidak lagi digunakan. Sebagai contoh, pengembang aplikasi mungkin mengaktifkan suatu server atau storage virtual untuk keperluan sementara, dan lupa menghapusnya setelah selesai.

Penghematan lain juga bisa dicapai dengan mematikan mesin virtual pada waktu-waktu yang tidak lagi diperlukan (after hours). Platform untuk pemantauan (monitoring) bisa digunakan untuk mempermudah pemakai layanan Cloud menemukan sumber daya yang idle atau tidak terpakai.

Pilih arsitektur yang tepat

Public Cloud bukan satu-satunya opsi yang tersedia bila Anda menginginkan solusi komputasi awan. Alternatif lain adalah Private Cloud, yang mana implementasi teknologi komputasi awan dilakukan on premise. Hybrid Cloud memadukan layanan Public Cloud dengan instalasi Private Cloud.

Bila karena satu dan lain hal perusahaan Anda cenderung memilih Private Cloud, misalnya karena lantaran pertimbangan keamanan data atau regulasi, masih ada kemungkinan Anda juga dapat meraup penghematan. Contoh ini merupakan hasil yang ditemukan oleh penelitian oleh 451 Research pada tahun 2017 terhadap 150 profesional IT dari berbagai perusahaan.

Meskipun mayoritas responden survei menjawab Public Cloud masih lebih hemat, cukup banyak responden (41%) yang mengatakan bahwa mereka menemukan Private Cloud lebih murah.

Baca juga: Mengenal 3 Jenis Layanan Cloud Computing

Survei 451 Research tersebut mendapatkan bahwa teknologi yang digunakan untuk pengelolaan instalasi Private Cloud ternyata mampu membantu menekan biaya. Sekitar 18% menjawab peralatan perencana kapasitas (capacity planning) adalah penekan biaya terbesar. Teknologi otomasi disebutkan sebagai salah satu sumber penghematan oleh 17% responden. Otomasi ini bisa mempermudah berbagai tugas pengelolaan Private Cloud, seperti pengelolaan virtualisasi, pengelolaan konfigurasi, pengelolaan jaringan, dan sebagainya.

Lintasarta menyediakan solusi layanan Cloud Computing yang lengkap, baik Public, Private, maupun Hybrid Cloud. Apa pun kebutuhan Anda, pastikan bahwa Anda mendapatkan manfaat terbaik dari layanan Cloud Computing yang akan dipilih. Untuk informasi lebih jauh, silakan hubungi kami.