lintasarta

November 24, 2022

Network Operation Center (NOC): Dikelola Sendiri atau Managed Service?

NOC (Network Operation Center) adalah fasilitas penting bagi perusahaan yang mengandalkan jaringan untuk operasi bisnisnya. Di NOC, pengelola jaringan mengawasi, memantau, dan memelihara jaringan komunikasi perusahaan agar tetap berfungsi sebagaimana mestinya.



Baca juga: Apa itu Network Operation Center (NOC)?



Berkat pemantauan terus-menerus dari NOC, staf IT bisa segera mengambil tindakan yang diperlukan bila terjadi insiden yang mengganggu performa jaringan. Idealnya, NOC akan memastikan bahwa jaringan komunikasi senantiasa dapat beroperasi. Karena itu NOC perlu diawasi setiap saat.



NOC akan dapat memberikan paling tidak tiga manfaat untuk suatu perusahaan, yaitu identifikasi masalah jaringan dengan lebih cepat, downtime minimal, dan terjaminnya kelangsungan bisnis. Penyebabnya adalah pemantauan yang terus-menerus dilakukan oleh staf NOC sehingga setiap masalah dapat ditemukan dan segera diselesaikan.



Suatu perusahaan dapat membangun dan mengelola NOC sendiri. Sebagai alternatifnya adalah mendelegasikan pengelolaan kepada pihak ketiga (Managed Service).



NOC dikelola sendiri



Perusahaan dapat memilih untuk mengelola NOC sendiri. Pada model ini, biasanya perusahaan akan membangun fasilitas ini pada bangunan yang dimiliki atau dikendalikannya. Staf yang menjadi awak NOC juga direkrut dan dilatih sendiri.



Kelebihan model ini memberikan ruang lebih untuk perusahaan yang ingin mendapatkan kendali dan pengawasan ekstra pada jaringan. Perusahaan seperti ini mungkin tidak ingin lalu lintas datanya ditangani oleh pihak eksternal. Staf IT internal perusahaan bisa memantau dan memecahkan masalah sendiri tanpa campur tangan pihak lain.



Kekurangan model pengelolaan seperti ini antara lain adalah biaya dan kesulitan perekrutan awak NOC. Pembangunan NOC menuntut investasi teknologi awal yang cukup mahal. Perusahaan juga belum tentu dapat merekrut staf terlatih yang diperlukan karena kelangkaan profesional IT.



NOC dikelola Managed Service



Pada model Managed Service, pengelolaan NOC didelegasikan kepada perusahaan lain yang berspesialisasi di bidang layanan IT. Perusahaan penyedia jasa Managed Service tersebut akan menyediakan staf dan teknologi yang dibutuhkan untuk dapat menjalankan NOC. Pelanggan Managed Service cukup membayar biaya berlangganan yang jumlahnya tetap.



Baca juga: Managed Service IT Operation: Solusi Pengelolaan IT Perusahaan di Tengah Kontraksi Ekonomi



Pada model Managed Service, perusahaan tidak lagi perlu mengeluarkan biaya baik untuk pengadaan teknologi dan fasilitas. Perusahaan juga dapat mengakses jasa tenaga profesional yang disediakan penyedia Managed Service, tanpa perlu repot untuk merekrut dan melatihnya untuk mengoperasikan NOC. Perusahaan juga akan mendapatkan akses ke teknologi terkini yang dibutuhkan untuk mengoperasikan NOC, tanpa investasi tambahan.



Baca juga: Hemat Biaya IT dengan Managed Service, Bagaimana Caranya?



Model Managed Service ini bisa jadi masalah bila ternyata mitra penyedia jasa tidak mampu memenuhi jaminan layanan sesuai tuntutan SLA (Service Level Agreement). Oleh karena itu, calon pelanggan layanan Managed Service harus teliti memilih mitra yang akan mengoperasikan NOC.



Lintasarta Managed Service IT Operation



Lintasarta menyediakan layanan pengelolaan NOC sebagai bagian dari jasa Managed Service IT Operation. Perusahaan yang ingin menyerahkan pemantauan jaringannya ke jasa Managed Service dapat memanfaatkan layanan Lintasarta tersebut.



Keunggulan jasa Managed Service IT Operation dari Lintasarta terletak dari pendekatan yang diambil. Memprioritaskan otomasi, mengadopsi best practice, kepatuhan pada standar (seperti ISO 20000 dan ITIL), serta selalu fokus pada peningkatan kualitas layanan seperti yang sudah dijamin pada SLA.



Layanan Managed Service IT Operation didukung oleh lebih dari 400 orang ahli IT tesertifikasi. Dengan demikian, pelanggan yang memanfaatkan jasa Lintasarta untuk keperluan layanan IT-nya akan dipastikan ditangani oleh para profesional di bidangnya. Kelebihan lain adalah cakupan layanan Lintasarta yang tersedia di 54 kota di seluruh Indonesia.



Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana Lintasarta dapat membantu Anda mengelola NOC, serta kebutuhan layanan IT lainnya, silakan hubungi kami.