lintasarta

November 17, 2021

Pecahkan Masalah Distribusi Hasil Pertanian dengan Smart Farming

Di tengah kontraksi ekonomi karena pandemi, sektor pertanian justru bisa bertahan. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan sektor pertanian tetap berkembang, sampai 3-4%. Sayangnya, petani sendiri belum tentu dapat menikmati pertumbuhan tersebut. Salah satu masalah yang sering dilaporkan adalah distribusi hasil pertanian. Teknologi smart farming bisa menjadi solusi bagi hal tersebut.



Di berbagai daerah, petani melaporkan mereka harus menjual produknya dengan harga murah pada saat panen kepada para pengepul/tengkulak atau perantara penjualan. Akibatnya, petani bisa merugi karena harga penjualan tidak menutupi biaya penanaman. Padahal harga hasil pertanian ini di pembeli akhir mungkin sebenarnya cukup tinggi dan menguntungkan.



Masalah lain yang juga ditemui petani juga saat distribusi itu sendiri. Sentra produksi pertanian sering cukup berjarak dengan konsumen akhir yang bersedia membayar dengan harga tinggi. Akibatnya, waktu pengiriman bisa cukup lama. Padahal hasil pertanian sifatnya lebih mudah rusak dan cepat menurun kualitasnya bila tidak dijaga dan dikemas dengan baik.



Baca Juga: Peran Teknologi IoT dalam Smart Farming



Pemecahan masalah



Agar petani dapat menjual dengan harga layak, solusi yang sering ditawarkan antara lain adalah memotong jalur distribusi. Petani tidak lagi menjual ke pedagang perantara (pengepul/tengkulak), tetapi langsung ke tangan pembeli akhir.



Solusi lainnya adalah penjualan hasil pertanian ke luar daerah, di mana produk pertanian dijual dengan harga yang lebih layak dan menguntungkan petani. Bila hasil pertanian tersebut berkualitas tinggi dan dapat bersaing di pasar internasional, tentunya terbuka peluang ekspor.



Baca Juga: SKOTA Tani: Aplikasi Pertanian Penunjang Petani Pintar



Petani juga harus memikirkan bagaimana mengatasi penyusutan kualitas dalam proses pengiriman dan distribusi, terutama bila hendak mengirim langsung ke konsumen yang jaraknya cukup jauh. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menyiapkan kemasan yang layak. Ini memastikan produk tetap segar dan berkualitas, meskipun sudah menempuh perjalanan jauh. Harga jual juga tetap tinggi ketika sampai di tangan pembeli akhir.



Jika perlu, petani bisa mempertimbangkan penggunaan gudang atau transportasi dengan pendingin. Membangun sendiri gudang pendingin ini tentunya tidak murah. Untungnya berbagai perusahaan saat ini sudah menawarkan penggunaan gudang pendingin.



Baca Juga: SKOTA Tani: Pusat Informasi Lengkap bagi Petani Modern



Petani modern bisa meraup manfaat dari teknologi informasi, termasuk untuk memecahkan masalah distribusi. Berkat teknologi informasi petani bisa memperoleh pengetahuan dan koneksi baru untuk memotong rantai distribusi dan mencari calon pembeli tambahan.



Selain itu, teknologi informasi juga dapat memberikan ilmu yang dibutuhkan untuk menjaga kualitas hasil pertanian saat proses pengiriman. Salah satu dari solusi yang ditemukan melalui teknologi informasi adalah smart farming.



SKOTA Tani by Lintasarta adalah solusi smart farming yang dirancang untuk menghadapi tantangan yang dihadapi oleh petani modern. Sebagai contoh, SKOTA Tani dapat membantu petani untuk mencari calon pembeli melalui fitur marketplace. Petani bisa mendapatkan pembeli, termasuk dari luar daerah, langsung tanpa perantara. Akibatnya, petani bisa menjual dengan harga yang lebih tinggi.



Tidak semua petani memiliki pengetahuan bagaimana mengemas hasil pertanian dengan lebih baik. Para petani dapat bertukar ilmu lewat fitur forum diskusi dari SKOTA Tani by Lintasarta, atau bertanya kepada pakar pertanian yang hadir di forum tersebut. Pakar pertanian juga dapat memberikan pengetahuan tentang teknologi terbaru lainnya yang dapat membantu petani.



Diskusi di forum ini tidak terbatas kepada pengetahuan tentang teknik pertanian, tetapi informasi lainnya yang mungkin bermanfaat untuk petani. Misalnya, petani bisa mendapatkan informasi tentang jasa pengiriman dan gudang pendingin terdekat yang bisa digunakan untuk menjaga kualitas hasil pertaniannya.



Selain dapat membantu mengatasi masalah distribus, SKOTA Tani by Lintasarta juga menyediakan fitur-fitur smart farming lain yang berguna untuk petani modern. Untuk mengetahui lebih lanjut, silakan hubungi kami.