free page hit counter

Solusi Peningkatan Kualitas Manajemen dan Layanan RS

manajemen dan layanan rs

Industri Rumah Sakit (RS) dewasa ini terus mengalami pertumbuhan ditunjang dengan tingkat pertambahan penduduk dan peningkatan akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang semakin mudah. Hal ini tentunya berdampak kepada peningkatan jumlah volume pasien di berbagai RS khususnya kota-kota besar.

Baca juga: Apakah Data Rumah Sakit Aman Ketika Menggunakan Sistem Informasi Terintegrasi?

Performa kualitas manajemen dan layanan RS harus terus meningkat terkait penguatan citra merek atau brand image di kalangan masyarakat secara umum. Jika tidak ada perbaikan maka manajemen RS harus bersiap diri ditinggalkan beberapa pasiennya yang memilih berobat di tempat lain.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemkes), saat ini total jumlah RS di Indonesia sebanyak 2.270 unit. Lebih rinci lagi dari total RS tersebut sebanyak 849 unit merupakan milik pemerintah, 723 unit swasta non profit, 631 unit swasta, dan 67 unit milik BUMN.

Pertumbuhan jumlah RS juga diprediksi sebesar 7% per tahun pada periode tahun 2010-2015. Atas dasar data tersebut maka dapat terlihat bahwa persaingan layanan kesehatan di industri RS akan semakin ketat.

Solusi Manajemen dan Layanan RS

Saat ini mayoritas RS terlihat belum menerapkan sistem elektronik kesehatan (E-Health) untuk meningkatkan kualitas layanannya. Sesuai dengan tuntutan pasar layanan kesehatan,, sebuah RS dinilai perlu untuk mengintegrasikan sistem online, termasuk dengan telah dimulainya era BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) yang bersifat nasional.

Belum terintegrasinya sistem online menyulitkan bagi pihak RS untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pasien. Banyaknya fasilitas kesehatan yang tersedia dalam satu unit RS membutuhkan manajemen koordinasi yang sanggup meningkatkan efisiensi komunikasi dan informasi.

Bayangkan tanpa menggunakan sistem berintegrasi online, maka proses pendaftaran akan memakan waktu cukup lama bagi pasien karena harus mendatangi beberapa tempat. Belum lagi berkas rekam medis yang harus dibawa oleh pasien sebagai informasi yang akan diserahkan kepada dokter yang akan ditemui.

Pada waktu-waktu tertentu, jumlah pasien yang berobat juga akan bertambah banyak dan mengakibatkan antrian yang cukup panjang sehingga memberikan kesan tidak nyaman kepada pasien. Hal ini termasuk ketika pasien mengakses fasilitas layanan lainnya seperti laboratorium dan apotik.

Proses pengawasan manajemen dan layanan RS juga akan sulit termonitor karena tidak adanya sistem online. Pimpinan manajemen RS tentunya mengharapkan data real time seperti uang yang masuk dan stock barang yang tersedia untuk bias bekerja lebih efisien.

Baca juga: Masalah yang Sering Muncul dalam Sistem Manajemen Rumah Sakit Konvensional

Efisiensi tentunya juga terkait dengan mengurangi beban pengeluaran yang tidak perlu akibat pengawasi yang belum maksimal. Melalui upaya menekan beban pengeluaran maka otomatis pendapatan perusahaan atau RS akan semakin meningkat dibandingkan sebelumnya.

Untuk mengatasi permasalahan manajemen dan layanan RS khususnya terkait koordinasi sumber daya RS yang cukup rumit, produk E-Health merupakan solusinya. PT Aplikanusa Lintasarta(Lintasarta) sebagai perusahaan yang terdepan dalam solusi informasi dan komunikasi bisnis menyediakan produk E-Health.

Produk E-Health dari Lintasarta terdiri dari beberapa produk layanan seperti HealthLink, Online Appointment, Hospital Reminder, dan Telemedicine. Layanan tersebut menjadi solusi untuk bisa meningkatkan performa manajemen dan mengurangi potensi kerugian perusahaan.

Seperti produk HealthLink yang merupakan solusi Hospital Information System (HIS) untuk mengefisiensikan sistem manajemen RS. Layanan HealthLink juga didukung dengan jaringan Local Area Network (LAN) dan jaringan Wide Area Network (WAN) atau internet.

Melalui HealthLink, koordinasi antar RS yang berafiliasi atau grup menggunakan sistem online. Manajemen RS mendapatkan laporan dan analisa yang strategis untuk pengembangan bisnis serta peningkatan pengalaman pelanggan atau customer experience.

HealthLink mengintegrasikan seluruh bagian rumah sakit mulai dari farmasi, logistik, pengadaan, rawat inap, pendaftaran pasien, rekam medis, kasir, UGD, laboratorium, dan ruang praktik dokter.

Melalui HealthLink, seorang pasien cukup mendaftar satu kali, setelah itu langsung datang ke depan ruangan praktik poliklinik spesalis dan tidak perlu melakukan pendaftaran kembali di RS. Hal ini karena seluruh data pasien dan pendaftaran sudah terhubung secara online.

HealthLink didukung dengan produk layanan Online Appointment yang merupakan fasilitas multi media contact center bagi pelanggan untuk melakukan registrasi kunjungan dokter. Layanan Online Appointment terintegrasi dengan data pasien dan data praktek dokter secara online, sehingga pasien mendapatkan kepastian untuk jadwal kunjungan dokter.

Layanan ini tentunya akan memberikan manfaat kepada pasien seperti lebih memudahkan akses pendaftaran, mengurangi waktu tunggu, dan mendapatkan kepastian jadwal.

Untuk menjaga hubungan baik antara pihak RS dan pasien, E-Health Lintasarta juga memiliki produk layanan Hospital Reminder. Produk ini memungkinkan pihak manajemen RS untuk mengirimkan layanan pesan singkat atau short message service (SMS) secara massal kepada pasien.

Layanan ini bisa dimanfaatkan seperti untuk mengingatkan jadwal kontrol pasien, jadwal vaksinasi, ucapan selamat kelahiran bayi, ucapan selamat ulang tahun, dan promosi kegiatan RS serta program promo bagi pasien. Produk Hospital Reminder dapat memelihara service level kepada pasien dan meningkatkan pendapatan rumah sakit.

Sebagai pelengkap solusi bagi manajemen dan layanan RS, Lintasarta juga menyediakan layanan Telemedicine berupa fasilitas video conference bagi RS untuk komunikasi jarak jauh. Produk ini dapat digunakan untuk konsultasi dari dokter spesialis dengan dokter sub spesialis, sosialisasi produk baru RS bahkan untuk operasi jarak jauh.

Produk layanan Telemedicine akan memberikan solusi dan manfaat berupa kecepatan dalam penanganan pasien, solusi untuk keterbatasan dokter sub-spesialis. Serta tak kalah penting pihak RS dapat mengefisiensikan biaya dan waktu yang dikeluarkan.

Pelayanan maksimal kepada pelanggan dengan mengefisiensikan waktu tunggu dan kemudahan menggunakan fasilitas kesehatan bagi pasien menjadi sebuah kebutuhan yang wajib dipenuhi sebuah RS.

Baca juga: Seberapa Perlu Rumah Sakit Anda Gunakan Sistem Informasi Integrasi?

Belum lagi program BPJS Kesehatan yang bersifat wajib atau mandatory pada tahun 2019 nanti bagi seluruh RS mendesak penerapan integrasi sistem online. Hal ini terkait pembayaran klaim RS yang terpusat dari BPJS Kesehatan ke seluruh RS.

Atas dasar kebutuhan tersebut, produk E-Health tentunya menjadi solusi prioritas bagi manajemen RS untuk meningkatkan kualitas koordinasi manajemen RS. Dampaknya sendiri akan terwujud berupa kenyamanan pasien dalam mengakses fasilitas layanan kesehatan RS serta peningkatan citra positif RS.

Info Solusi RS dalam menangani pelayanan yg kurang baikBagaimana cara mengatasi permasalahan terhadap ketidak nyamanan pelayanan atau karyawan dicara seorang manajer dalam meningkatkan mutu rumah sakit menjadi unggul pilihan masyarakatpermasalahan rumah sakit saat pandemisenagai pimpinan rumah sakit langkah apa ug anda lakukan agar management rumah sakit tersebut mencapai sasaran dan kinerja yg baik sehingga pelayanan kesehatan yerhadap masyarakat terpenuhiTangtangan kebutuhan manajerial rumah sakit dalam optimalkan dan operasional